Department: Tester
Project Location(s): UBIG.CO.ID, Malang
Education: Min. SMK

Tugas utama dari seorang software tester adalah melakukan pengecekan atau testing terhadap bug di dalam sebuah aplikasi atau program.

Jadi, keberhasilan software tester adalah kegagalan bagi developer, sebaliknya demikian. Namun, pada dasarnya keberhasilan software tester ataupun keberhasilan developer memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk membuat sebuah aplikasi atau software bebas dari bug(meskipun sebenarnya tidak ada aplikasi yang bisa benar-benar bebas dari bug).

Banyak orang yang berpikir bahwa tugas software tester adalah tugas yang sangat mudah, namun pada kenyataannya tugas software tester adalah tugas yang sulit dan memiliki tanggungjawab yang besar terhadap keberhasilan sebuah produk IT.  Selain harus memiliki kesabaran dan ketelitian, seorang softawre tester juga dituntut untuk proaktif dan memiliki kreatifitas imajinasi yang tinggi.

Aktivitas Kerja Tester

1. Start –> review test case

2. Perform testing : pengetesan test case yang biasanya di awali dengan smoke test (pengetesan tanpa prosedur dalam test case, hanya berdasarkan pengetahuan software tester secara umum saja), lalu kemudian di lanjutkan dengan execution test (yang menggunakan test case). Tujuan dari smoke test ini adalah untuk meminimalisasikan jumlah error apalagi error yang bersifat trivial (salah penulisan, warna atau posisi button/tulisan/form, dan bug-bug kecil lainnya) sebelum execution test.

3. Review and Verify test result, yaitu pelaporan hasil testing kepada team developer.

4. Do Bug fixing, dimana bug-bug atau error yang ditemukan dalam sistem akan di perbaiki oleh developer.

5.  Re-test and Regression testing, yaitu testing yang dilakukan setelah bug fixing.

6. Produce validation report and release note, yaitu pelaporan kepada developer ketika sistem sudah dinyatakan bersih dari bug.

7. UAT (user acceptance test) yaitu test case yang dibuat untuk kemudian di test oleh end user sistem tersebut.